Uncategorized

Seru-Seruan di Acara “Senyum Anak Yatim”

Tiga tahun yang lalu, Ade Fahrizal – teman suami saya – beserta istrinya, mencetuskan sebuah ide yang mulia sekali. Dia merasa sering kumpul sama temen-temennya, dan gitu-gitu aja, makan-makan, ngobrol-ngobrol, makan-makan, ngobrol-ngobrol, gitu terus sampe gatel. Sampe akhirnya dia kepikiran, gimana kalo kita ketemuan, tapi sambil berbuat kebaikan? (Aw, keren banget kan).

Akhirnya, dengan beberapa temannya, termasuk suami saya, mereka membentuk satu organisasi independen yang disebut “Senyum Anak Yatim” atau disingkat menjadi “SAY”. Tujuan utama dari organisasi ini, tentu aja, untuk membantu anak-anak yatim, baik dari segi pendidikan, kesehatan, atau bahkan sesederhana untuk menyenangkan hati mereka.

Suami saya dan teman-temannya ini, selain sibuk dengan kegiatan mereka pada hari kerja di kantor masing-masing, masih menyempatkan diri untuk berkumpul paling engga satu kali saat weekend. Saya sendiri jarang ikut, tapi sekalinya saya ikut, saya kagum dengan keseriusan pengurus Yayasan Senyum Anak Yatim ini.

Mereka engga menganggap kegiatan-kegiatan SAY ini sebagai sampingan pengisi waktu luang belaka, tapi mereka bener-bener mencurahkan waktu mereka yang sedikit, menuangkan pemikiran mereka untuk menghasilkan program-program yang diharapkan bisa membantu menaikkan taraf hidup anak-anak yatim binaan SAY.

Bayangin aja, beberapa waktu lalu saya ikut mereka rapat tahunan SAY, mereka mulai rapat sabtu sore sampai lewat tengah malam. Saya yang cuma bengong sambil ngumpet-ngumpet nyemil aja ngantuk. Ditambah lagi, rapat itu masih diterusin minggu pagi sampai siang. Saya sendiri baru bangun setelah mereka selesai rapat siangnya (tolong jangan ditiru).

Nah, sampe tahun 2015, SAY udah punya kurang lebih 300 anak yatim binaan yang terdiri dari siswa-siswi SD, SMP dan SMA. Pengurus SAY kepingin banget kalo anak-anak yatim binaan mereka tersebut nantinya bisa jadi manusia yang mandiri, bisa memimpin diri sendiri paling tidak, dan berguna bagi masyarakat sekitarnya. Untuk mewujudkan mimpi SAY tersebut, akhirnya untuk pertama kali,mereka mengadakan “Leadership Training Camp” bagi anak-anak didik yang duduk di bangku SMP.

Acara Leadership Training Camp ini dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 29-30 November 2015 yang bertempat di Villa Harmony, Ciapus, Bogor. Dalam acara ini, SAY juga dibantu oleh Kang Abid (kadang dia minta dipanggil Aa Boy, iyuuhh haha) sebagai fasilitator outbond. Kang Abid ini dari semasa kuliahnya udah jadi fasilitator terkenal se-Sumedang raya, loh. I recommend you to contact him if one day you need a talented, professional and certified facilitator for outbound.

Ketua acara Leadership Training Camp, Rani, beserta dengan pengurus lainnya seperti Ade, Selly (istrinya), Maulana, Iim, Retno dan Kang Radi, sudah menyiapkan acara ini matang-matang. Bahkan 2-year-old Zahra, anak Ade dan Selly, ikut membantu dengan tidak rewel dan bersikap imut sepanjang acara (kalo gak ngitung di mana dia cemberut karna gak boleh ikutan berenang untuk kedua kalinya, hehe). Dari mulai koordinasi sama abang angkot untuk transportasi anak-anak, konsumsi oleh Bu Jejen penjaga Villa, sampai materi-materi yang disampaikan oleh Aa Boy Alias Kang Abid, semuanya on the track! Ada sih satu kekurangan, tapi engga penting-penting amat, bandreknya kurang banyak jadi saya kehabisan (elap air mata).

Total anak yang ikut ada 20, mereka tentunya mempunyai pribadi yang berbeda-beda. Ada yang sukanya ngelucu, ada yang cerewet, ada sepasang best friend forever yang menolak dipisahkan walau badai menerjang, ada yang terobsesi sama warna pink (“pokoknya ponco warna pink jangan diambeeeeeeeell”, katanya sambil teriak-teriak), ada yang pemalu dan sedihnya, dengan sangat mudah terdeteksi, ada juga yang minderan. Di sinilah tugas SAY untuk membantu mereka untuk bisa bring out the best of themselves.

Cara yang digunakan salah satunya adalah melalui sarana permainan yang sudah disiapkan oleh Kang Abid. Permainan-permainan tersebut dimaksudkan untuk mengasah kemampuan mereka untuk memimpin, untuk dapat bekerja dengan baik dalam tim dan tidak kalah pentingnya, untuk mengenal diri mereka sendiri dengan mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan mereka, supaya mereka bisa mengasah kelebihan dan mengatasi kekurangan mereka, lalu jadi pribadi yang super keren, cool, awesome, extraordinary, berguna bagi nusa, bangsa dan agama, yeahhh!

Click here to find out mote about sayindonesia.org

Click here to Donate

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s